BANTENPENDIDIKAN

SDN Kunciran 7 Kota Tangerang Gelar Kegiatan Maulid Nabi Bertema Suritauladan dan Akhlak Mulia Rasullullah SAW

Dinamikaonline.com, Kota Tangerang

Dalam Kalender Islam atau Hijriyah, kelahiran Nabi Muhammad dirayakan setiap 12 Rabiul Awal setiap tahunnya. Tradisi Maulid tidak hanya diperingati pada tanggal 12 saja, para pecinta Nabi sudah memperingati momen agung ini dan hampir melaksanakan di seluruh dunia khususnya umat islam.

Tepatnya pada Rabu (02/11/2022) di aula lapangan SDN Kunciran 7 , dengan tertib dan khusuk para siswa/i duduk berbaris rapi memanjang untuk menyaksikan teman-temannya tampil pentas dengan nuansa islami ada penampilan bernyanyi solo, berkelompok, hadroh, dulcapil, puisi, sambutan dari ketua panpel, Qori dibawakan oleh Ustad Andika S.Pd juga untuk mendengarkan siraman rohani juga pendongeng yang nanti di pimpin ceramahnya oleh Ustad Abdul Muis S.Kom.

Hadir tamu undangan diantaranya Kep.sek SDN Kunciran 7 selaku Kep.sek H. Dasuki S.Pd, M.Si, Korwil UPTD Pendidikan Kec. Pinang, Kota Tangerang H. Yusuf S.Pd, M.M, Ketua PGRI cabang Kec. Pinang H. Romlih S.Pd, Pengawas Korwil Pinang H. Mutiri S.Pd, Binamas Polsek Pinang Tutut, Penceramah sekaligus pendongeng Ustad Abdul Muis S.Kom, Qori Ustad Andika S.Pd, Ketua Komitee Oke Sri Lestari S.Sos, Korlas dan Korlap, Staff guru pengajar, para tamu wali murid dan para paguyuban sekolah yang hadir datang.

Dalam sambutannya oleh UPTD Pendidikan Korwil Kec.Pinang H. Yusuf S.Pd, M.M menerangkan,” Dari kegiatan acara ini yang diadakan di sekolah-sekolah khususnya di SDN Kunciran 7 Kota Tangerang telah berinisiatif mengadakan program ini yang mana sudah 2 tahun vakum akibat pandemic covid. Dengan maulid nabi kita mencontoh karakter sifat beliau, akhlaknya dan tingkah laku setiap hari. Kebiasan karakter dan kebiasan akhlak selama itu melalui PJJ. Makanya dengan adanya kegiatan maulid ini insha allah kita bisa merubah stigma yang sudah lama kita rindu-rindukan bersama tentang suritaula dan figur contoh baginda rasullullah dari acara maulid,”ujarnya.

Penceramah dan Pendongeng Ustad Abdul Muis S.Kom

” Paradigma baru dalam memberikan kurikulum merdeka, kita akan melaksanakan profil pancasila di semua sekolah-sekolah. Kita akan programkan produk-produk hasil belajar, seperti misalnya mempelajari matematika yang membahas tentang bangun ruang dan volumenya. Maka benda aslinya berupa silinder dalam contoh bak sampah bisa dihasilkan. Atau mungkin kita contoh adalah makanan tradisional khas kota tangerang semua bisa di pelajari dan di manfaatkan. Dengan adanya kurikulum merdeka aksi anak-anak belajar itu sudah nyata terlaksana saat ini,”.

Harapan terbesar dari kegiatan ini adalah’ mari kita kembali pada fitroh kita, yaitu pada moto kota tangerang ‘Bangkit Lebih Kuat Pulih Lebih Cepat’, sehingga semua sekolah nantinya bisa mengikuti program ini,” harap H. Yusuf S.Pd, M.M.

Ditempat yang sama Ketua Komitee SDN Kunciran 7 Kota Tangerang, sekaligus mewakili paguyuban dari ibu-ibu korlas dan korlap, Oke Sri Lestari S.Sos menjelaskan,”kita memang ada rencana program kreatifitas untuk anak-anak kedepannya, yang nanti akan diperlombakan sampai gugus, kecamatan, tingkat kota tangerang bahkan sampe propinsi. Jadi kita lihat sejauh mana minat anak saat ini dalam lomba yang akan turut disertakan. Misal pildacil, murottal, sholawat semua itu kita perlombakan.

“alhamdullillah support dan dukungan dari kep.sek SDN Kunciran 7 Kota Tangerang H. Dasuki S.Pd M.Si terjalin dengan baik dan kondusif, kita selalu konsolidasi dan sosialisasi kepada paguyuban dan orang tua wali murid yang memberikan keputusan.  Dan sekolah hanya memberikan kebijakan dan kreatifitas anak-anak untuk tampil, namun jika dirasa itu tidak perlu maka tidak diperkenankan tampil. Menurut saya pribadi sosok dan figur H. Dasuki ini harus diperjuangkan, low profil juga bagus. Walaupun keras dia sosok yang mendidik tidak otoriter, tapi akan di selesaikan dan dirundingkan bersama dengan kami demi tercapainya kemajuan SDN Kunciran 7.”

Pesan moralnya adalah karena jaman sudah berubah dan berkembang, tapi keluhan kita terutama di orang tua menanamkan rasa keislaman itu berkurang, diera digital moderenisasi ini, jangankan anak TK, anak SD saja juga berkurang akhlak dan pemahamannya. Dan harapan terbesarnya semoga SDN Kunciran 7, berkembang dalam bidang apapun menjadi lebih baik lagi, maju dan menjadi contoh di sekolah SDN kota tangerang lainnya,”Ujar ketua komitee.Oke Sri Lestari S.Sos.

Saat awak media dinamikaonline.com menanyakan perihal kegiatan maulid nabi kepada H. Dasuki S.P.d M.Si selaku kep.sek SDN Kunciran 7 diruangannya beliau berharap,” pesan penting saya sampaikan dari maulid ini, bahwa saya berharap ini merupakan agenda rutin yang kita adakan setiap tahunnya, 2 tahun kita tertunda karena adanya pandemic covid-19. Jadi hampir selama itu kita belajar ga pernah tatap muka selalu online dalam PJJ. Nilai-nilai akhlak, moral dan mentalitas, justru sudah berubah saat ini. Karena kurangnya pendekatan guru dan lain sebagainya. Dengan adanya maulid ini bertujuan untuk merubah akhlaknya yang akan disampaikan materi penceramahnya juga pendongeng oleh ustad abdul muis S.Kom, tentang akhlak dan surin ketauladanan nabi besar kita muhammad rasullullah saw. Menggali potensi-potensi yang ada pada diri mereka, dari kegiatan-kegiatan yang diadakan dari bermacam lomba, misalkan dalam sholawatnya, lomba pidatonya, lomba-lomba islaminya maupun lomba cerdas cermat agama, yang patut kita gali dan kembangkan dari talenta-talenta yang dimilikinya. Jadi nantinya SDN Kunciran 7 memiliki duta dalam menampilkan talenta terbaiknya di kota tangerang, propinsi dan syukur bisa nasional,”ujar H. Dasuki.

“Diera globalisasi ini para staff guru menurut saya mereka semua harus berinovasi, harus mengikuti perkembangan-perkembangan jaman. Dengan dibantu adanya infocus diruangan kelas, video reveju digital pembelajarannya misal melalui google dan youtube sehingga lebih bervariasi sistem pembelajarannya dalam dicerna dan sangat senang diterima oleh mereka semua.”

Kurikulum merdeka sudah kita mulai dari kelas 1-4 dan alhamdulillah para guru sudah mempraktekkan jadi bukan hanya teori tapi dalam dunia nyata harus di buktikan. Seperti dalam contoh memperaktekkan jual beli, melakukan proyek ini dan itu, tujuannya kelak dewasa nanti mereka dapat terapkan keterampilannya di kehidupan masa depan nantinya. Terkait prestasi dari kegiatan ini demi kemajuan SDN Kunciran 7,” pungkas H. Dasuki.

(Gito Rahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button