Uncategorized

YAYASAN PEDULI TALI BANGSA SEMAKIN DI PERCAYA WARGA TANGSEL.

DinamikaOnlineComTangsel – Mereka membentuk Yayasan hanya kedok belaka dan kegiatannya hanya menggerakan para penganggur bangsa untuk meminta minta sumbangan ke rumah rumah warga. Sedangkan aktifitas yayasan itu tidak jelas, bahkan yang di urus anak yatimnya hanya beberapa orang saja yang di asuh.

Baca Juga BANG OCID IKUT ISTIGOSAH DI YPTB.

Di Tangerang Selatan banyak berdiri yayasan yatim dan dhu’afa, tapi tidak sedikit oknum yang memanfaatkan lembaga mulia itu untuk kepentingan pribadi oknum pengurus.

Putra Putri Yatim YPTB Tengah Mendoakan Para Donatur.

Lain halnya dengan Yayasan Peduli Tali Bangsa, yang bertepatan di Jl.Pipit Kompas Menjangan Ruko Griya Aviva Kel.Sawah Ciputat, yayasan ini di kelola secara profesional dan segudang kegiatan selalu di laksanakan.

Acara istigosah bersama anak yatim yang di asuhnya selalu di adakan tiap hari Kamis sore, dalam kegiatan ini anak anak yatim selalu mendoakan para donaturnya. Belum lagi kalau ada hari hari besar islam atau hari hari besar nasional, yayasan ini selalu ikut merayakannya.

Baca Juga Laporan Terbuka Kepada Ibu Walikota Tangerang Selatan Dan YPTB.

Ratusan anak yatim dua minggu sekali di berikan santunan, baik yang tinggal di istana yatim maupun yang tinggal di rumah ibunya masing masing.

Bang Ocid Salah Satu Komedian Indonesia Turut Beristigosah.

Kegiatan pendidikan anak anak yatim paling di perhatikan, karena pengurus yayasan tidak ingin menyaksikan anak anak yatim tidak tinggi pendidikannya.

Dengan segala macam kegiatan yang di adakan bersama anak yatim, maka warga Tangerang Selatan percaya terhadap eksistensi YPTB, Maka tidak heran sudah banyak warga dan pejabat kota Tangerang selatan yang menjadi donatur yayasan Peduli Tali Bangsa.

Yang paling mengesankan hampir semua pedagang yang ada di pasar pasar percaya kepada YPTB.

Hendra Pedagang Ikan Asin Pasar Jombang Ciputat.

Baca Juga Srikandi – Srikandi Muslimah Serpong Ikhlas Membantu Anak Yatim.

Donatur datang dari berbagai lapisan masyarakat, ada pejabat, pengusaha bahkan banyak dari kalangan pedagang kecil di berbagai pasar tradisionil. Seperti contohnya Hendra seorang pedagang ikan asin di pasar Jombang, ia selalu respon bila di datangi duta Pj dari YPTB, Ia mengatakan “Banyak orang yang mengaku dari yayasan datang ke tempat saya untuk minta sedekah, tapi saya kurang respon,hanya ke YPTB saya respon, karena YPTB tampaknya melaksanakan managemen terbuka, sehingga saya yakin sodaqoh yang saya berikan sampai ke adik adik yatim yang di asuh oleh YPTB”, Begitu tutur Hendra. (Aldo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button